
Jangan memutuskan untuk tidak menikah lantaran pernah merasa tersakiti oleh seseorang yang dulu pernah kau cintai. Kau tidak pantas menghukum dirimu sendiri dengan trauma berkepanjangan. Buka mata, hati, telinga dan pikiranmu, biarkan Dia mengirim hidayahNya padamu untuk menyembuhkan luka hati serta membuatmu kembali berpijar. Tuhan “mengikuti” prasangka hambaNya, jadi aku harap kau tak berprasangka buruk kepadaNya. Jodoh terbaikmu ada, jika kau berdoa dan yakin pada doa yang kau panjatkan padaNya.
Jangan pesimis kemudian larut dalam keputusasaan bila selama ini kau sudah berkali-kali gagal dalam membina hubungan dengan seseorang. Karena biasanya dalam sebuah film, yang baik dan tidak berputus asa akan selalu menang di ending cerita, dan di dunia nyata itupun berlaku. Jadi, bersabarlah tanpa pernah berputus asa. Tuhan menyayangimu lebih dari yang kau tahu.
Jangan dulu untuk memutuskan jatuh cinta kepada seseorang hanya karena alasan “nyaman”, sebab yang membuatmu “nyaman” belum tentu bisa membimbingmu ke jalan lurus yang di Ridha-i Tuhan-mu. Jatuh cintalah pada dia yang mencinta Tuhan-mu, jangan paksa dirimu untuk mengendalikan hatimu (sebab kau tak akan mampu) kita hanya manusia biasa yang setiap detik selalu membuat kesalahan, hati kita lemah dan selalu berubah-ubah. Biarkan Tuhan-mu yang mengatur, membimbing dan menjatuhkan hatimu pada seseorang yang shaleh menurutNya, dan bukan menurut standar-mu.
Kebaikan selalu ada bagi dia yang percaya dan yakin pada apa yang dia percayai. Akhiri kisah perjalananmu dengan kebahagiaan yang baik dan membaikan, jangan akhiri ujung ceritamu dengan penyesalan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar